Selasa, 04 Maret 2014

Bahagia itu Sederhana


Suatu hari nyokap gue berkata, "Senyum kamu pagi ini adalah semangat kamu sepanjang hari. Tersenyumlah dalam keadaan apa pun, untuk siapapun"

Setelah lo membaca kalimat di atas, gue pengin ngajak lau lau pada merenungi tentang apa yang dimaksudkan dengan ‘bahagia itu sederhana.’ Karena, semua orang di seluruh dunia pasti ingin selalu bahagia kan? Gak mungkin ada yang mau sedih, apalagi larut dalam kesedihan. Cukup adem sari aja yang larut, sedih mah jangan.

Dalam tulisan ini, gue gak pengin sok tau seperti menggurui atau menasihati layaknya motivator, provokator, doktrinisasi atau malah seperti guru agama yang suka muhasabah dan bikin lau tiba-tiba nyesel. Nggak. Gue cuma pengin berbagi bahwa buat bahagia itu... sederhana.





Seperti foto foto di atas yang mengungkap bahwa bahagia itu sangat sederhana ketika kita bisa bersama dan bersenang senang. Untuk indah tidak harus mewah? Sangat setuju dengan kata-kata itu, karena jangan bangga dengan harta yang saat ini kalian punya karena pada suatu hari, seangkuh-angkuhnya, seperkasanya, sekaya-kayanya manusia akan kembali menjadi tanah.






Pada akhirnya, semua hal yang kita syukuri akan membuat kita bahagia dan terasa menyenangkan. Sekurang-kurang apa pun atau selebih apa pun, kalau bersyukur, pasti bahagia.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar