Senin, 01 September 2014

Surat Untuk Mantan




Teruntuk mantan-


Kita pernah menyenangkan, pernah punya mimpi bersama, pernah punya cerita. Apa yang pernah kita punya berharga dan tidak ada yang bisa mengubah itu. maaf kalau akhirnya tidak seperti yang kamu kira. ‘rasa’ memang hal yang sulit ditebak ke mana arah langkahnya. Salahkan aku ketika rasa itu perlahan hilang. Tapi aku tidak bisa memaksa diri untuk melangkah di sebelahmu lagi. Aku tahu kamu bukan pemaksa, sebagaimana kamu tahu aku tidak suka dipaksa. Di duniamu yang penuh dengan pengorbanan dan ketulusan, bukanlah tempat untuk kumanfaatkan. Kita berdua akan bertemu dengan kisah yang jauh, jauh, lebih indah. Suatu saat nanti kamu akan mengerti itu ketika semua cacian sudah beres termuntahkan. Mungkin inilah aku yang selalu mengingatmu, menunggu sampai pada suatu hari ingatanku diselamatkan oleh orang lain. Semoga kamu menemukan seseorang yang mampu menyeka air matamu dan berkata kebahagianmu adalah segalanya. Sehingga menyelamatkan ingatanmu dari orang yang tidak pantas untuk kau kenang. Terima kasih dan maaf, Aku pergi.


Ttd. Andrew Caezar---yang kelak akan menjadi sahabatmu





Tidak ada komentar:

Posting Komentar