Teruntuk mantan-
Kita pernah menyenangkan, pernah
punya mimpi bersama, pernah punya cerita. Apa yang pernah kita punya berharga
dan tidak ada yang bisa mengubah itu. maaf kalau akhirnya tidak seperti yang
kamu kira. ‘rasa’ memang hal yang sulit ditebak ke mana arah langkahnya. Salahkan
aku ketika rasa itu perlahan hilang. Tapi aku tidak bisa memaksa diri untuk
melangkah di sebelahmu lagi. Aku tahu kamu bukan pemaksa, sebagaimana kamu tahu
aku tidak suka dipaksa. Di duniamu yang penuh dengan pengorbanan dan ketulusan,
bukanlah tempat untuk kumanfaatkan. Kita berdua akan bertemu dengan kisah yang
jauh, jauh, lebih indah. Suatu saat nanti kamu akan mengerti itu ketika semua
cacian sudah beres termuntahkan. Mungkin inilah aku yang selalu mengingatmu,
menunggu sampai pada suatu hari ingatanku diselamatkan oleh orang lain. Semoga
kamu menemukan seseorang yang mampu menyeka air matamu dan berkata kebahagianmu
adalah segalanya. Sehingga menyelamatkan ingatanmu dari orang yang tidak pantas
untuk kau kenang. Terima kasih dan maaf, Aku pergi.
Ttd.
Andrew Caezar---yang kelak akan menjadi sahabatmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar